| Telaga Sarangan |
| wisata - jalan-jalan | ||||||||
| Ditulis Oleh | ||||||||
| Senin, 13 Juli 2009 08:13 | ||||||||
|
Teduhnya pepohonan yang mengelilingi keheningan air sudah terbayang jauh-jauh hari di kepala. Juga sejuk udara yang mengalir dari puncak Lawu, sudah terbayangkan rasanya di sekujur tangan. Kombinasi struktur alam ciptaan Yang Mahaindah ini memang memprovokasi rasa penasaran yang cukup kuat, ditambah lagi dengan berita seputar 'tantangan' perjalanan yang lumayan berat sepanjang rute menuju ke sana. Maka lokasi ini menjadi target utama yang harus dikunjungi pada musim libur sekolah beberapa minggu lalu. Telaga Sarangan, yang terletak di kaki Gunung Lawu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. ![]() Dari beberapa literatur di jaringan maya, maupun beberapa artikel wisata yang sempat saya baca sebelum berangkat, tempat ini memang layak dikunjungi. Selain menjajnjikan pemandangan alam yang cantik, keperluan untuk akomodasi pun cukup banyak tersedia, dengan variasi harga yang relatif murah namun dengan kualitas layanan yang tidak mengecewakan. Hari H tiba, perjalanan dimulai dari Kota Solo menuju Karanganyar. Rute ini sengaja dipilih selain dekat juga karena melewati beberapa obyek wisata yang tak kalah menarik, Grojogan Sewu, Cemoro Sewu, Candi Cetho, Candi Sukuh, dan lain-lain yang bisa kita singgahi sebelum melanjutkan pendakian ke arah Gunung Lawu. Dari Karanganyar perjalanan dilanjutkan menuju arah obyek wisata Grojogan Sewu (Curug Sewu) dan terus naik menyusuri jalan berkelok yang semakin mendaki ke arah Gunung Lawu. Tidak perlu khawatir dengan kondisi jalan. Karena sepanjang jalan yang ditempuh kondisi aspalnya bagus, lekukan-lekukan tajam yang curam pun sudah 'didatarkan' sedemikian rupa sehingga nyaman untuk dilalui dengan kendaraan berkapasitas mesin kecil sekalipun.
Puncak pendakian tertinggi adalah Desa Cemoro Sewu. Desa ini adalah pos pendakian awal menuju puncak Gunung Lawu. Udara dingin sudah terasa ketika memasuki kawasan datar yang berada di ketinggian ini. Kalau mau sejenak melepas lelah sambil mengistirahatkan mesin kendaraan, di tempat ini juga cukup menarik. Banyak terdapat penginapan maupun warung-warung yang menjual aneka makanan. Kita bisa menikmatinya sambil menghirup udara segar dan melihat pemandangan di sisi lembahnya. ![]() Rute Cemoro Sewu-Sarangan adalah lawan dari rute Karanganyar-Cemoro Sewu. Perjalanan akan didominasi jalan menurun yang cukup curam serta berkelok. Jalan baru masih dalam proses penyelesaian sehingga belum bisa dilewati. Untunglah pada saat itu tidak turun hujan yang bisa jadi akan membuat jalan menjadi licin. Kira-kira setengah jam mennuruni jalan berliku kita akan memasuki kawasan wisata Telaga Sarangan. Memasuki gerbang lokasi saat hari mulai turun senja, kami disambut pemandangan yang indah. Temaram lampu-lampu bangunan di sekeliling telaga yang terpantul di air yang beriak kecil, kabut tipis kemerahan di puncak Lawu, serta rimbun pepohonan di ujung telaga. Tak Sabar ingin segera mengabadikan moment itu, kami segera menepi di pinggir telaga dan mulailah beraksi dengan kamera digital. ![]() Setelah puas memotret, kami memesan penginapan karena kaki cukup lelah setelah menempuh perjalanan dari Solo. Selain itu, hari sudah mulai gelap dan banyak hal yang masih ingin dinikmati di sini. Rupanya tarif penginapan di sini lumayan terjangkau dan cukup bersih, termasuk makanan yang ditawarkan para pedangan. Besok, kami ingin naik Speed Boat berkeliling telaga...murah kok cuma Rp 40.000,00 untuk sekali putaran. Selamat Berwisata...
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |






