Friday 30th of July 2010

news blog logo
news menu leftnews menu right
Jalan-jalan (Ke Guci Yuukkk...!!!)
Peringkat User: / 3
JelekBagus 
wisata - jalan-jalan
Ditulis Oleh   
Kamis, 11 Juni 2009 08:51
Km57-Wisata, Mendengar kata Guci, kita akan menunjuk benda keramik sebagai wadah air atau sekedar hiasan. Atau mungkin teringat merk benda fashion tersohor, Gucci. Tetapi nama yang satu ini tidak ada hubungannya dengan dunia per'guci'an maupun dunia fesyen. Kecuali bahwa sama-sama berhubungan dengan air dan populer di kalangan masyarakat.
Konon, menurut cerita masyarakat setempat nama Guci diambil dari sejarah mula dibukanya daerah di lereng utara Gunung Slamet ini oleh Sunan Gunung Jati. Beliau pernah singgah di tempat ini, dan guci adalah benda yang Beliau tinggalkan sebelum melanjutkan perjalanan dakwahnya.
Sekarang tempat ini menjadi daerah tujuan wisata yang cukup menarik untuk dikunjungi. Tujuan wisata ini cukup populer di kalangan masyarakat Jawa Tengah, bahkan mungkin masyarakat pecinta wisata di Jawa. Tidak salah kalau Pemda Kabupaten Tegal menjadikan Obyek Wisata Pemandian Air Panas Guci ini menjadi primadona pariwisata.
Terletak di ketinggiAir Terjunan kurang lebih 1000 dpl menjadikan kawasan ini sangat cocok untuk mereka yang mencari kesejukan dan kesegaran hawa pegunungan. Hutan pinus yang masih cukup terjaga di lereng Gunung Slamet di ini juga memanjakan mata dengan pemandangan alam yang memukau. Juga hamparan padi di sawah serta  segarnya tanaman sayur. Yang menjadikannya semakin menarik adalah adanya sumber air panas alami yang mengucur deras dari perut dapur magma gunung tertinggi ke dua di Jawa tersebut. Panorama masih ditambah dengan air terjun yang mengalirkan air sejuk menyusuri sungai berbatu. Kesejukan yang berpadu dengan panorama menawan ini membuat perasaan tenang dan fikiran kembali jernih. Badan yang lelah akibat perjalanan bisa langsung direlaksasikan dengan mandi air hangat alami yang masih mengandung belerang.
Tersedia kolam pemandian air panas yang selalu ramai dan riuh oleh orang yang berendam maupun mandi dan menadahkan badan pada deras air pancuran yang mengucur. Atau sekedar merendam jemari kaki. Kolam pemandian ini tersedia cuma-cuma untuk pengunjung.
Terletak persis di 'pusat' keramaiannya, di bawah rindang pohon dan di sisi sungai. Anda akan merasa lebih nyaman bila bisa menikmatinya 'di saat sepi' sebelum banyak pengunjung berdatangan. Kalau anda memilih lebih menjaga privasi, tersedia kolam pemandian air panas yang berupa kamar-kamar yang disewakan untuk masing-masing satu orang. Harga tiketnya terbilang murah. Atau mau berenang di air panas dengan leluasa, anda bisa membeli tiket masuk kolam renang. Ukuran kolam di sini lebih luas daripada kolam pemandian umum yang lain.
Selain unggulan berupa air panas, pengunjung juga bisa berkeliling obyek wisata dengan menyewa kuda. Dengan kuda ini kita bisa menjangkau tempat-tempat yang susah ditempuh kalau berjalan kaki atau naik kendaraan. Biasanya rute kuda adalah area sekitar tempat parkir hingga menjangkau air terjun ke 3 dengan menyusuri jalan aspal.
Tertarik? Nah, Guci ini terletak kira-kira 40 kilo meter dari Kota Tegal atau 1,5 jam perjalanan dengan kendaraan. Kalau Anda dari kota Tegal berkendaralah menuju ke arah selatan (Purwokerto). Kira-kira setelah menempuh perjalanan satu jam Anda akan tiba di daerah Yamansari-Lebaksiu (YOMANI). Di pertigaan Yomani Anda harus berbelok ke kiri dan menyusuri jalanan menanjak dan berliku. Tetapi jangan khawatir, jalan sudah beraspal mulus dan pemandangan di kiri-kanan jalan juga lumayan bagus. Kurang lebih 23 Km dari pertigaan ini anda akan sampai di Obyek Wisata Guci. Bayar tiket masuk, dan nikmati keindahannya. Anda juga bisa menempuhnya dengan kendaraan umum yang cukup banyak tersedia di sana.
Mandi ramai-ramai
Tren wisata strawberry rupanya sudah merambah hingga ke daerah ini. Tak heran apabila menjelang memasuki gerbang obyek wisata akan dengan mudah ditemui kebun-kebun strawberry lengkap dengan rumah makannya. Hanya saja, untuk dapat memetik sendiri strawberry kita mesti datang pada saat yang pas. Yaitu ketika musim buah sudah masak dan  siap dipanen.
Fasilitas penginapan mulai dari hotel berbintang hingga homestay cukup tersedia dengan harga relatif murah dan kebersihan yang terjaga.  Kalau anda ingin menikmati suasana dingin malam khas pegunungan sambil menikmati jagung bakar atau kelezatan sate tegal yang sudah kondang, anda layak mencoba untuk menginap. Selamat berkunjung Smile
 

Tips :

Rute :
  1. Dengan kendaraan umum : dari terminal Tegal naik bus kecil jurusan Purwokerto, turun di Yomani. Dari Yomani lanjutkan perjalanan dengan angkutan jurusan Bumijawa/Guci. Biasanya penumpang

    akan diturunkan di pertigaan Desa Tuwel. Dari Tuwel anda harus naik kendaraan bak terbuka yang langsung menuju ke lokasi.
  2. Dari Pemalang : Dari kota Pemalang ambil jurusan ke arah Purbalingga. Setelah  sampai di pertigaan Moga belok ke kananke arah Guci (tidak terdapat angkutan umum).
  3. Pertimbangkan kemacetan arus kendaraan pada saat libur lebaran

Makanan :

  1. Anda bisa menikmati sate tegal sebaiknya setelah keluar dari Guci yaitu di sekitar Tuwel atau Bojong.

Keamanan :

  1. Anda akan diminta ongkos prakir tambahan oleh 'petugas parkir' tidak resmi. Anda juga bisa mengatakan kepada 'petugas' tersebut apabila tidak mengehendaki mobil anda di cuci di tempat sehingga tidak perlu membayar ongkos cuci.

 

 
 
+/-
Tinggalkan Komentar
Nama:
Email:
 
Situs:
Judul:
Kode UBB:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
Masukkan kode Anti-Spam.
+/- Tanggapan
Tambahkan Cari LIhat Semua

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
Awal JJS Jalan-jalan (Ke Guci Yuukkk...!!!)

wisata



Kampanye Hijau


Diedit dari Joomla! Designed by: Free Joomla 1.5 Template, domain instructions. Valid XHTML dan CSS.