| Jalan-jalan (Ke Guci Yuukkk...!!!) |
| wisata - jalan-jalan | ||||||||
| Ditulis Oleh | ||||||||
| Kamis, 11 Juni 2009 08:51 | ||||||||
|
Km57-Wisata, Mendengar kata Guci, kita akan menunjuk benda keramik sebagai wadah air atau sekedar hiasan. Atau mungkin teringat merk benda fashion tersohor, Gucci. Tetapi nama yang satu ini tidak ada hubungannya dengan dunia per'guci'an maupun dunia fesyen. Kecuali bahwa sama-sama berhubungan dengan air dan populer di kalangan masyarakat.Konon, menurut cerita masyarakat setempat nama Guci diambil dari sejarah mula dibukanya daerah di lereng utara Gunung Slamet ini oleh Sunan Gunung Jati. Beliau pernah singgah di tempat ini, dan guci adalah benda yang Beliau tinggalkan sebelum melanjutkan perjalanan dakwahnya. Sekarang tempat ini menjadi daerah tujuan wisata yang cukup menarik untuk dikunjungi. Tujuan wisata ini cukup populer di kalangan masyarakat Jawa Tengah, bahkan mungkin masyarakat pecinta wisata di Jawa. Tidak salah kalau Pemda Kabupaten Tegal menjadikan Obyek Wisata Pemandian Air Panas Guci ini menjadi primadona pariwisata. Terletak di ketinggi an kurang lebih 1000 dpl menjadikan kawasan ini sangat cocok untuk mereka yang mencari kesejukan dan kesegaran hawa pegunungan. Hutan pinus yang masih cukup terjaga di lereng Gunung Slamet di ini juga memanjakan mata dengan pemandangan alam yang memukau. Juga hamparan padi di sawah serta segarnya tanaman sayur. Yang menjadikannya semakin menarik adalah adanya sumber air panas alami yang mengucur deras dari perut dapur magma gunung tertinggi ke dua di Jawa tersebut. Panorama masih ditambah dengan air terjun yang mengalirkan air sejuk menyusuri sungai berbatu. Kesejukan yang berpadu dengan panorama menawan ini membuat perasaan tenang dan fikiran kembali jernih. Badan yang lelah akibat perjalanan bisa langsung direlaksasikan dengan mandi air hangat alami yang masih mengandung belerang.![]() Tersedia kolam pemandian air panas yang selalu ramai dan riuh oleh orang yang berendam maupun mandi dan menadahkan badan pada deras air pancuran yang mengucur. Atau sekedar merendam jemari kaki. Kolam pemandian ini tersedia cuma-cuma untuk pengunjung. ![]() Selain unggulan berupa air panas, pengunjung juga bisa berkeliling obyek wisata dengan menyewa kuda. Dengan kuda ini kita bisa menjangkau tempat-tempat yang susah ditempuh kalau berjalan kaki atau naik kendaraan. Biasanya rute kuda adalah area sekitar tempat parkir hingga menjangkau air terjun ke 3 dengan menyusuri jalan aspal. Tertarik? Nah, Guci ini terletak kira-kira 40 kilo meter dari Kota Tegal atau 1,5 jam perjalanan dengan kendaraan. Kalau Anda dari kota Tegal berkendaralah menuju ke arah selatan (Purwokerto). Kira-kira setelah menempuh perjalanan satu jam Anda akan tiba di daerah Yamansari-Lebaksiu (YOMANI). Di pertigaan Yomani Anda harus berbelok ke kiri dan menyusuri jalanan menanjak dan berliku. Tetapi jangan khawatir, jalan sudah beraspal mulus dan pemandangan di kiri-kanan jalan juga lumayan bagus. Kurang lebih 23 Km dari pertigaan ini anda akan sampai di Obyek Wisata Guci. Bayar tiket masuk, dan nikmati keindahannya. Anda juga bisa menempuhnya dengan kendaraan umum yang cukup banyak tersedia di sana. ![]() Tren wisata strawberry rupanya sudah merambah hingga ke daerah ini. Tak heran apabila menjelang memasuki gerbang obyek wisata akan dengan mudah ditemui kebun-kebun strawberry lengkap dengan rumah makannya. Hanya saja, untuk dapat memetik sendiri strawberry kita mesti datang pada saat yang pas. Yaitu ketika musim buah sudah masak dan siap dipanen. Fasilitas penginapan mulai dari hotel berbintang hingga homestay cukup tersedia dengan harga relatif murah dan kebersihan yang terjaga. Kalau anda ingin menikmati suasana dingin malam khas pegunungan sambil menikmati jagung bakar atau kelezatan sate tegal yang sudah kondang, anda layak mencoba untuk menginap. Selamat berkunjung ![]() Tips : Rute :
Makanan :
Keamanan :
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |



Mendengar kata Guci, kita akan menunjuk benda keramik sebagai wadah air atau sekedar hiasan. Atau mungkin teringat merk benda fashion tersohor, Gucci. Tetapi nama yang satu ini tidak ada hubungannya dengan dunia per'guci'an maupun dunia fesyen. Kecuali bahwa sama-sama berhubungan dengan air dan populer di kalangan masyarakat.
an kurang lebih 1000 dpl menjadikan kawasan ini sangat cocok untuk mereka yang mencari kesejukan dan kesegaran hawa pegunungan. Hutan pinus yang masih cukup terjaga di lereng Gunung Slamet di ini juga memanjakan mata dengan pemandangan alam yang memukau. Juga hamparan padi di sawah serta segarnya tanaman sayur. Yang menjadikannya semakin menarik adalah adanya sumber air panas alami yang mengucur deras dari perut dapur magma gunung tertinggi ke dua di Jawa tersebut. Panorama masih ditambah dengan air terjun yang mengalirkan air sejuk menyusuri sungai berbatu. Kesejukan yang berpadu dengan panorama menawan ini membuat perasaan tenang dan fikiran kembali jernih. Badan yang lelah akibat perjalanan bisa langsung direlaksasikan dengan mandi air hangat alami yang masih mengandung belerang.



